zat organik di permukaan pluto
Pada 1978 Pluto diketahui memiliki satelit yang berukuran tidak terlalu kecil darinya bernama Charon (berdiameter 1.196 km). Kemudian ditemukan lagi satelit lainnya, Nix dan Hydra. Setelah 75 tahun semenjak ditemukan, Pluto masih terbalut misteri. Saat ini wahana nirawak New Horizons telah diluncurkan untuk meneliti Pluto dan diperkirakan akan mendekati Pluto dalam jarak terkecil pada Juli 2015.
Teleskop luar angkasa Hubble baru-baru ini menemukan bukti keberadaan molekul organik, yang mengandung karbon pembentuk kehidupan. Pengamatan Hubble tersebut, menunjukkan bahwa ada beberapa zat pada permukaan Pluto, yang menyerap lebih banyak cahaya ultraviolet. Zat itu masih menjadi pertanyaan, namun ada kemungkinan merupakan zat organik, bisa juga berupa senyawa hidrokarbon atau nitrogen yang mengandung molekul-molekul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar